Cantiknya! Calon Mantu Ahok ini Ternyata Mantan Paskibraka

admin
Cantiknya! Calon Mantu Ahok ini Ternyata Mantan Paskibraka
Elisa Jonathan, kekasih dari putra Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yaitu Nicholas Sean Purnama. (Foto: instagram.com)

BangkaTerkini - Meski bukan lagi pejabat publik, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tetap menarik rasa ingin tahu publik. Apalagi di tengah menjalani hukuman, kiprah Ahok tak banyak diketahui orang.

Bukan hanya Ahok, cerita keluarganya pun tetap bikin penasaran. Di tengah rasa ingin tahu itulah, mencuat kabar bahwa salah seorang putra Ahok yaitu Nicholas Sean Purnama tengah lengket dengan seorang gadis cantik.

Kecantikan kekasih Nico, demikian putra sulung Ahok biasa disapa, bikin netizen penasaran soal sosok ini. Dari akun instagramnya, gadis bernama Elisa Jonathan ini ternyata pernah menjadi anggota Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka). Aktivitas organisasi sekolah itu, dilakoninya saat Elisa masih duduk di bangku SMA Kristen 1 Penabur.

Sebagai alumni Paskibraka, Elisa pun sempat menengok latihan junior-nya saat menjelang upacara HUT ke-72 Kemerdekaan RI. "Seneng banget hari ini saya bisa nengokin latihan calon PASKIBRAKA (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) DKI di Monas," katanya.

Menurutnya, hal yang dia saksikan pernah dialaminya sekitar 3 tahun lalu. "3 tahun yang lalu, saya ada di posisi mereka. Latihan panas-panas an, keringetan, cape, diteriakin senior pula."

Nangis Minta Surat Palsu

Menurut Elisa, keterlibatannya di Paskibraka bermula dari permintaan seorang guru yang diseganinya. Karena tak mungkin menolak, dia pun mendaftar dan ikut seleksi. Latihan demi latihan pun dijalaninya.

"Baru kemudian saya tahu keadaan latihan yg panas dan dibentak-bentak, saat posisi saya sudah lolos sampai tingkat provinsi. Saya anaknya free spirit dan bawel. Stress dong sehari-hari semuanya diatur, gak boleh macem-macem, makan harus izin, ke toilet harus cepat, duduk harus tegak. Bayangin aja tiap hari digituin," kisahnya.

Sempat merasa tak tahan, kekasih Nico ini pun nyaris putus asa dan ingin keluar dari Paskibraka. "Akhirnya saya nangislah minta orangtua buat bikin surat sakit palsu biar saya boleh mengundurkan diri. Tapi mereka gak mau, karena akan menjelekkan nama sekolah," lanjutnya mengenang.

Aktivitas sebagai Paskibraka itu pun akhirnya dilakoninya sampai selesai. Kini dia mengaku tak menyesal pernah menjalani masa-masa sulit itu.

Bukan sekedar latihan yang keras, aktivitas di Paskibraka juga membuatnya harus belajar lebih giat dari siswa yang lain. Karena menurutnya, sekolah tidak banyak memberikan keringanan buat siswa yang ikut kegiatan begini.

Nilai Jeblok, Jadi Calon Dokter

"Nilai saya anjlok, merah dimana-mana. Kejar nilai setengah mati. Remedial berkali-kali. Kalo nilai rata-rata matematika minimal 75, nilai saya bisa cuman 75,3. Itu juga saya udah stress, belajar bisa sampe jam 1 kali," tuturnya.

Meski demikian, Elisa tak pantang menyerah. Prestasi akademik bisa dia kejar. Buktinya, kini Elisa menjadi calon dokter dengan berkuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Dia berhasil masuk jurusan di perguruan tinggi bergengsi itu tanpa tes.

Padahal, selain di Paskibraka, di masa SMA itu dia juga mengikuti ajang pemilihan "Gadis Sampul" dan lolos sampai ke putaran final.

"Saya kalo inget perjuangan saya dahulu, mau nangis wkwk asli. Setersiksa itu guyssss. Mana rambut harus potong pendek (cewe2 potong kependekan dikit aja marah2, saya harus potong sekuping) Bisa di swipe kanan ya, untuk lihat saya hitammm sekali smpe warna makeup muka sama leher beda," pungkasnya.