Erzaldi : Saya Janji Akan Melakukan Aktivitas Pembangunan di Belitung, Seminggu Sekali

adithan
Erzaldi : Saya Janji Akan Melakukan Aktivitas Pembangunan di Belitung, Seminggu Sekali
Foto : doc

Bangkaterkini.com, Belitung Timur - Gubernur berjanji akan melakukan aktivitas pembangunan di Pulau Belitung setiap seminggu sekali.

Hal tersebut disampaikan oleh Erzaldi, selaku Gubernur Propinsi Kepulauan Bangka Belitung, saat Temu Wicara Antara Tokoh-tokoh Presidium dari Pulau Belitung dengan masyarakat Belitung, bertempat di Bukit Pangkuan, Kelapa Kampit Kabupaten Belitung Timur pada Kamis (23/11/2017) lalu.

Ia mengatakan bahwa konektivitas Pulau Bangka dan Pulau Belitung akan terus ditingkatkan dan terpadu serta pembangunan yang merupakan satu kesatuan.

Untuk memastikan bahwa pembangunan di Pulau Bangka dan Pulau Belitung seiring sejalan, Gubernur berjanji akan melakukan aktivitas pembangunan di Pulau Belitung setiap seminggu sekali. "Saya sudah menyusun program dan akan berkantor di Belitung setiap Jum'at seminggu sekali. Apabila saya berhalangan hadir (berkantor di Belitung), maka Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung akan kesini (Pulau Belitung) dengan tujuan agar aspirasi masyarakat Pulau Belitung bisa tersampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," Ujarnya, seperti yang dilansir oleh http://www.babelprov.go.id/

Ia juga mengungkapkan bahwa keberhasilan di Bangka Belitung karena adanya persatuan dan dukungan dari masyarakat Bangka Belitung dan mengajak bersama beriringan agar tujuan pembangunan yang telah disusun bersama dapat tercapai.

Terkait dengan wilayah zonasi di Bangka Belitung, Ia berharap aturan-aturan yang ada akan memudahkan para investor untuk membangun di Bangka Bellitung.
Ia juga mengatakan terkait dengan kewenangan, maka penyusunan peraturan daerah tentang zonazi menjadi tanggung jawab provinsi.

"Saya berharap dukungan penuh dari seluruh masyarakat Bangka Belitung supaya usulan perda tentang zonasi dapat diselesaikan tepat waktu. Karena penyusunan perda tersebut menindaklanjuti amanat Undang-undang. Walaupun ada perbedaan pandangan tentang zonasi, keadaan tersebut akan menjadi masukan bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Insya Allah kehendak masyarakat Bangka Belitung akan terakomodir," Tutupnya