Pemkot Pangkalpinang Meresmikan Rumah Layak Huni Yang Menggunakan Dana CSR dari Stakeholder

adithan
Pemkot Pangkalpinang Meresmikan Rumah Layak Huni Yang Menggunakan Dana CSR dari Stakeholder
Peresmian Rumah Layak Huni oleh Pemkot Pangkalpinang.

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang- Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Walikota Pangkalpinang Suparyono, meresmikan Rumah Layak Huni yang dibangun oleh Tim Siaga Bencana (Tagana) secara sukarela melalui dana CSR milik Bank Sumsel Babel, di Gang Sahabat Kelurahan Kejaksaan, Selasa (12/12/2017).

Ia mengatakan atas nama Pemkot Pangkalpinang apresiasikan partisipasi dari pihak terkait atas yang telah ikut serta dalam menyukseskan program Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, yang mana diketahui rumah tersebut menggunakan dana CSR milik Bank Sumsel Babel.

Ia juga sangat mengapresiasi Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang yang telah bekerja secara optimal dalam memanfaatkan dana CSR dari Bank Sumsel Babel, dimana dengan dana 107 juta rupiah dapat diperuntukan untuk membangun tiga rumah, namun dengan kerja yang maksimal tersebut bisa dapat untuk mengerjakan empat unit rumah," Kami sangat apresiasi kerja Dinsos, dengan dana 107 juta bisa mengoptimalkan renovasi rumah sebanyak 3 unit dan 1 unit bangun ulang," Ucapnya.

Ia berharap seluruh elemen stakeholder di wilayah administrasi Kota Pangkalpinang untuk dapat terus mensuport Pemkot dalam memberantas rumah tidak layak huni.
"Selain menggunakan dana APBD, kami harap seluruh stakeholder dapat saling bersinergi membantu meringankan beban Pemkot Pangkalpinang dalam rangka memberantas rumah tidak layak Hhuni yang ada," Harapnya. 

Sementara itu Fitriansyah, selaku Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang, mengatakan dengan terselenggaranya kegiatan ini mencerminkan bahwa kepedulian seluruh stakeholder di Pangkalpinang masih tinggi. 

" Saya harap rasa kepedulian sosial ini terus meningkat, sehingga wacana Pemkot untuk menjadi Kota Sejahtera segera terealisasi, karena indikator dari program tersebut, selain bebas dari Gelandang Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan (Anjal) juga harus bebas dari rumah tidak layak huni," Tutupnya.