Turnamen Volley Untuk Pemuda, Mengantisipasi Terjadinya Penyalangunaan Narkoba

adithan
Turnamen Volley Untuk Pemuda, Mengantisipasi Terjadinya Penyalangunaan Narkoba
Foto : doc

Bangkaterkini.com, Pangkalpinang - Turnamen Bola Volley Karang Taruna Cup se - Bangka, mengingat tingginya penyalahgunaan Narkoba dikalangan pemuda, Sabtu (2/12/2017) kemarin. 

Hal tersebut disampaikan Maulana Akil atau kerap dipanggil Molen, dilaksanakannya turnamen tersebut, sebagai salah satu mengantisipasi para pemuda dari hal-hal yang berbau negatif dengan  berolahraga dan seni.
"Dalam hal ini pula agar para pemuda mempunyai peluang untuk hal-hal yang positif yang mana nantinya bertujuan untuk menghindari akan terhindar dari hal negatif, untuk itu lebih baik kita arahkan pada olahraga" Ungkapnya.

Dalam turnamen tersebut diikuti sebanyak 60 regu peserta diantaranya 40 tim putra dan 20 tim putri, diketahui Turnamen itu dipusatkan di lapangan Karang taruna Waruna, Kelurahan Rejosari Kecamatan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang.

Ia juga mengatakan, diadakan turnamen Volley ini mengingat Pangkalpinang merupakan daerah urutan ke enam di Indonesia penyalagunaan nya," Dari itu kita mengarahkan pemuda kita dari penyalahgunaan narkoba dengan berolahraga," Ujarnya.

Minimnya sarana olahraga di Pangkalpinang merupakan salahsatu kendala untuk meningkatkan perkembangannya olahraga di suatu daerah, dan ini harus adanya kepedulian dari kepala daerah dan stake holder terkait suatu daerah.

" Kita sedih melihat minat yang banyak tapi dukungan dari Pemerintah tidak ada, alangkah baik nya jika hal ini di kemas dengan baik jika bisa di perbesar sehingga ini akan menjadi nilai jual untuk suatu daerah," Tambahnya.

"Dengan ilmu hidup akan bermakna, dengan seni hidup itu akan indah, dengan olahraga hidup akan ceria dengan senyum menambah ibadah," Timpalnya.

Sementara Suwito, selaku Camat Kecamatan Pangkalbalam mengatakan dengan adanya kegiatan olahraga sangat lah baik terutama dikalangan pemuda," pasalnya dengan berolahraga merupakan salah satu peluang mendapatkan pekerjaan" Ungkapnya.

Ia juga mengatakan hal postif ini harus terus dilakukan mengingat maraknya peredaran narkoba serta upaya dalam menanggulangi kenakalan remaja," Hanya saja kita sedihkan, saat ini minimnya lapangan olahraga di Pangkalpinang, jika pun ada terkendala jarak yang jauh dan transportasinya," Tutupnya.